Verb, Noun, Adjective, dan Adverb

Ketika membuat kalimat sudah pasti kita memerlukan kata-kata yang kemudian disusun sesuai dengan tata bahasa (grammar) yang benar. Nah, apakah kalian sudah tahu jenis-jenis atau kelas kata dalam bahasa Inggris? Pada dasaranya ada empat kelas kata utama yang harus kalian ketahui sebelum membuat kalimat dalam bahasa Inggris. Keempat kelas kata itu adalah: verb (kata kerja), noun (kata benda), adjective (kata sifat), dan adverb (kata keterangan).

Di sini saya akan bahas secara umum dan sederhana tentang masing-masing kelas kata tersebut untuk pengenalan. Untuk penjelasan lebih detail dan mendalam saya akan bahas di tulisan terpisah untuk setiap kelas kata tersebut.

1. Verb

Verb adalah kata kerja yang biasanya menggambarkan suatu aktifitas atau kegiatan. Dalam bahasa inggris kata kerja memiliki beberapa bentuk yaitu: verb 1 (Present Simple), verb 2 (Past Simple), verb 3 ( Past Participle), dan verb-ing ( Present Participle).

Verb 1Verb 2Verb 3Verb-ing
go wentgonegoing
drinkdrankdrunkdrinking
dodiddonedoing
playplayedplayedplaying
walkwalkedwalkedwalking
watchwatchedwatchedwatching

Dari tabel di atas kita bisa melihat dua jenis verb berdasarkan bentuk yaitu:

  • Irregular verb

Irregular verb adalah kata kerja tidak beraturan. Maksudnya adalah ketika kita mengubah suatu kata kerja dari verb 1 ke verb 2 dan ke verb 3 maka bentuk kata kerja tersebut berubah-ubah. Seperti yang bisa dilihat di tabel, kata go (verb1) menjadi went (verb 2) dan menjadi gone (verb 3). Untuk kata kerja jenis ini harus dihafal karena perubahan dari verb tersebut tidak bisa ditebak.

  • Regular verb

Regular verb adalah kata kerja beraturan, artinya verb 2 dan verb 3 memiliki bentuk yang sama yaitu diberi akhiran -ed. Dari tabel di atas kata play (verb 1) menjadi played (verb 2) dan tetap played (verb 3). Jadi intinya regular verb hanya menambahkan akhiran -ed untuk verb 2 dan verb 3.

Contoh penggunaan verb dalam kalimat:

I usually go to school by bicycle. (verb 1/Present Simple)

I went to school by bicycle yesterday. (verb 2/Past Simple)

I have gone to school today. (verb 3/Present Perfect)

I am going to school by bicycle now. (verb-ing/Present Continuous)

2. Noun

Noun adalah kata benda yang bisa mengacu pada benda riil atau benda abstrak. Noun bisa menjadi subjek, objek, dan pelengkap di dalam kalimat. Contohnya:

The book is interesting. (subjek)

John drinks coffee every morning. (objek)

My father is a techer. (pelengkap)

Noun bisa dibagi menjadi dua jenis yaitu countable noun dan uncountable noun.

  • Countable noun

Countable noun berarti kata benda yang bisa dihitung jumlahnya. Kata benda seperti ini bisa dalam bentuk tunggal (singular) atau pun dalam bentuk jamak (plural). Contoh untuk countable noun seperti: book, table, student, house, idea, dll.. Jika kata benda tersebut jumlahnya satu (singular) maka kita biasanya tambahkan article a/an di depannya. Sedangkan untuk kata benda yang jamak (plural) kita tambahkan akhiran -s/es.

I want to buy a book. (singular)

She eats an apple every day. (singular)

I read some books every month. (plural)

She buys many apples in the super market. (plural)

  • Uncountable noun

Uncountable noun adalah kata benda yang tidak bisa dihitung. Kata kerja yang termasuk golongan ini adalah benda cair, gas, serbuk, atau bulir-bulir kecil. contoh uncountable noun seperti: water, oil, rice, pasta, air, flour, dll.. Uncountable noun tidak memiliki bentuk plural jadi kita hanya menggunakannya dalam bentuk singular. Kita tidak perlu menambahkan article a/an dan juga akhiran -s/es.

I need some sugar.

He drinks much water.

My mother cooked a lot of pasta.

Don’t drink too much coffee.

3. Adjective

Adjective atau kata sifat adalah kata yang digunakan untuk menerangkan sifat atau keadaan suatu kata benda. Jadi, kata sifat selalu berhubungan dengan kata benda baik itu menerangkan subjek, objek, ataupun pelengkap dalam suatu kalimat.

Beberapa contoh adjective seperti: happy, beautiful, smart, big, tall, hot, cold, difficult, expensive, dll.. Ada juga kata sifat yang dibentuk dari Present participle (verb-ing) dan Past Participle (verb 3) seperti: boring, interesting, exciting, interested, drunk, tired, dll..

I am very happy today.

You are late again.

She wants to buy a new car.

This is a very old university.

John looks tired.

He is interested in art.

The movie was interesting.

The math class was boring.

The man is drunk.

4. Adverb

Adverb adalah kata keterangan. dalam bahasa Inggris ada beberapa jenis adverb seperti adverb of manner, adverb of time, adverb of place, adverb of frequency, dan sebagainya. Fungsi adverb di dalam kalimat adalah untuk menerangkan kata kerja.

  • Adverb of manner

Adverb of manner menjelaskan bagaimana suatu kegiatan/aktifitas dilakukan. beberapa contoh adverb of manner seperti: slowly, quickly, beautifully, carefully, well, fast, dll..

She walks quickly. (Dia berjalan dengan cepat)

I ride my bicycle carefully. (Saya mengendarai sepeda saya dengan hati-hati)

She can dance beautifully. (Dia bisa menari dengan indah)

You have to do your homework well. (Kamu harus mengerjakan PR itu dengan baik)

  • Adverb of time

Adverb of time menjelaskan kapan suatu kegiatan atau kejadian terjadi atau berlangsung. Beberapa contoh keterangan waktu adalah: today, tomorrow, yesterday, now, tonight, lately, soon, dll.

He plays the piano every day.

My brother will have an interview tomorrow.

I haven’t seen him lately.

I’m studying English now.

  • Adverb of place

Adverb of place menerangkan di mana suatu kegiatan berlangsung. Semua jenis tempat bisa kita jadikan adverb of place seperti: at home, in the class, on the table, upstairs, dll.

I’m studying math in the class.

He goes upstairs.

My sister watches TV at home.

I put my books on the table.

  • Adverb of frequency

Adverb of frequency menunjukkan seberapa sering suatu kegiatan dilakukan. Adverb of frequency terdiri dari: always, usually, often, sometimes, seldom, rarely, occasionally, never, hardly, frequently, normally, dan sebagainya.

John always wake up at 6 o’clock. (John selalu bangun jam 6)

We usually hang out on the weekends. (Kami biasanya pergi ke luar di akhir pekan)

She rarely go to the gym. (Dia jarang pergi ke gym)

I never go to Japan. (Saya tidak pernah pergi ke Jepang)

Itu adalah pembahasan singkat saya tentang empat kelas kata utama dalam bahasa Inggris. Pastikan kalian selalu belajar kosa kata baru dan latih penggunaanya dan jangan lupa hafalkan apakan mereka termasuk verb, noun, adjective, atau adverb.

Present Perfect Continuous Tense

What’s up guys? KIta akan akan membahas tentang Present Perfect Continuous Tense kali ini. Apa fungsi dari tense ini dan bagaimana cara membuat kalimatnya? Kita langsung saja bahas bersama.

Fungsi

Present Perfect Continuous Tense digunakan untuk menggambarkan suatu kegiatan atau kejadian yang sudah dimulai di masa lampau dan masih berlangsung sampai dengan saat ini. Dengan kata lain kegiatan tersebut sudah dimulai tapi belum selesai (masih dalam proses). Berbeda dengan Present Perfect Tense di mana kegiatan tersebut sudah selesai dilakukan (tidak berlanjut).

Bentuk

Untuk membuat kaliamat dengan Present Perfect Continuous Tense kita harus menggunakan: have/has + been + verb-ing. Ingat penggunaan have/has harus disesuaikan dengan subject dari kalimat: I/you/they/ we + have sedangkan he/she/it + has.

  • Positive Sentence

Kalimat positif dibentuk dengan menggunakan have/has + been + verb-ing. Berikut beberapa contoh:

I have been waiting for my friend for 30 minutes. (Saya sudah menunggu teman saya selama 30 menit)

Kalimat di atas mengindikasikan bahwa ‘Saya sudah mulai mennunggu teman saya dari 30 menit yang lalu, dan saya masih menunggu sampai saat ini (teman saya belum datang). Atau dengan kata lain proses menunggu tersebut belum selesai.

You have been playing that game since this morning. (Kamu sudah memainkan game itu sejak tadi pagi)

They have been doing exercise for an hour. (Mereka sudah berolahraga selama satu jam)

We have been painting our house all the day. (Kami sudah mengecat rumah kami sepanjang hari)

He has been sleeping for 2 hours. (Dia sudah tidur selama 2 jam)

She has been teaching at the university since October. (Dia sudah mengajar di universitas sejak bulan Oktober)

It has been snowing since December. (Salju sudah turun sejak bulan Desember)

Semua kalimat di atas menunjukkan kegiatan yang sudah dimuali di masa lampau dan masih berlangsung sampai sekarang.

  • Negative Sentence

Kita jarang menggunakan Present Perfect Continuous Tense dalam bentuk negatif. Akan tetapi masih memungkinkan. KIta hanya perlu menambahkan notsetelah have/has. Pola kalimatnya menjadi: have/has + not + been + verb-ing

I have not been waiting for her for too long. (Saya belum terlalu lama menunggu dia)

Kita kebanyakan menggunakan Present Perfect Continuous Tense dalam bentuk positif. Ketika membuat kalimat negatif harus perhatikan apakah arti kalimat tersebut masuk akal ataukah malah rancu dan membuat bingung.

  • Interrogative Sentence

Untuk membuat kalimat tanya kita meletakkan have/has di awal kalimat, sisanya pola kalimat tetap sama seperti kalimat positif.

Have you been reading that book since this morning? (Apakah kamu sudah membaca buku sejak pagi?)

Have they been playing that game for hours? (Apakah mereka sudah memainkan game itu selama berjam-jam?)

Has he been teaching at the university since 2013? (Apakah dia sudah mengajar di universitas sejak 2013?)

Has she been waiting for her brother there since this morning? (Apakah dia sudah menunggu kakanya di sana sejak tadi pagi?)

Has it been snowing here since December? (Apakah di sini sudah turun salju sejak bulan Desember?)

Itu dia penjelasan singkat tentang Present Perfect Continuous Tense beserta contohnya. Ingat teman-teman Present Perfect Tense dan Present Perfect Continuous Tense memiliki arti yang berbeda. Present Perfect menunjukkan suatu kegiatan yang sudah mulai di masa lampau dan sudah selesai (tidak berlanjut). Sedangkan Present Perfect Continuous menggambarkan kegiatan yang sudah dimulai di masa lampau dan masih berlangsung atau berlanjut sampai sekarang.

Present Perfect Tense

Hello guys. How are you doing? Semoga teman-teman selalu dalam keadaan sehat di mana pun kalian berada. Kita akan belajar tentang Present Perfect Tense secara singkat dan padat di bahasan kali ini. Mungkin dari namanya tense ini terdengar rumit ya, guys. Tapi tenang saja kita akan belajar dengan menggunakan contoh kalimat. Pasti kalian akan lebih mudah memahaminya.

Fungsi

Present Perfect Tense digunakan untuk menggambarkan suatu kegiatan atau kejadian yang sudah selesai dilakukan tapi masih berkaitan dengan masa kini (present) dan ada kemungkinan kegitatan atau kejadian tersebut akan dilakukan lagi di masa depan. Kalian harus ingat kata kuncinya di sini adalah kata ‘sudah’. Misalnya seperti kalimat-kalimat berikut:

Saya sudah makan.

Dia sudah datang.

Ayah saya sudah pergi ke kantor.

Johny sudah menyelesaikan tugasnya.

Dalam bahasa Inggris kita memerlukan Present Perfect Tense untuk membuat kalimat seperti di atas. Sekali lagi fokusnya adalah pada kata ‘sudah’.

Bentuk

Untuk membuat kalimat dengan Present Perfect Tense kita memerlukan yang namanya Past Participle. Belum pernah dengar tentang Past Participle? Past Participle adalah verb-3. Contoh:

Verb 1Verb 3
eateaten
gogone
drinkdrunk
studystudied
cookcooked
workworked

Jadi kita harus menggunakan verb 3 seperti contoh di atas, tapi kita harus menambahkan kata have atau has di depan verb 3 tersebut. Penggunaan have/has harus disesuaikan dengan subject kalimat yaitu: I/you/they/we + have sedangkan untuk she/he/it + has . Untuk mempermudah pemahaman kita tentang Present Perfect Tense, kita bisa mengartikan ‘have/has‘ sebagai ‘sudah’.

Misalnya: I have studied English today(Saya sudah belajar bahasa Inggris hari ini).

Ada tiga bentuk kalimat yang bisa dibuat dengan Present Perfect Tense, yaitu Positive Sentence, Negative Sentence, dan Interrogative Sentence. Untuk keterangan waktu kita bisa menggunakan recently, lately, since, for, today, this week, this month, this year. Tapi kita tidak bisa menggunakan waktu yang spesifik misalnya yesterday, last week, at 7 o’clock, dll.. Pada dasarnya keterangan waktu tidak terlalu penting di sini.

  • Positive Sentence

Seperti yang telah dibahas di atas, untuk membuat kalimat positif dalam Present Perfect Tense kita harus menggunakan have/has dan diikuti dengan verb-3.

I have cleaned my room. (Saya sudah membersihkan kamar saya)

You have heard about the news. (Kamu sudah mendengar berita tersebut)

They have won the game for three times. (Mereka sudah memenangkan permainan itu sebanyak tiga kali)

We have received your letter. (Kami sudah menerima surat anda)

He has finished his assignment. (Dia sudah menyelesaikan tugasnya)

She has lived in Japan for two years. (Dia sudah tinggal di Jepang selama dua tahun)

The class has started. (Kelasnya sudah mulai)

  • Negative Sentence

Kebalikan dari kata ‘sudah’ adalah ‘belum’. Untuk menyatakan ‘belum’ dalam Present Perfect Tense kita harus menambahkan kata ‘not’ setelah have/has. Dalam penggunaannya have not dan has not sering disingkat menjadi haven’t dan hasn’t. Kata kerja yang digunakan masih verb-3.

I haven’t cleaned my room. (Saya belum membersihkan kamar saya)

You haven’t heard about the news. (Kamu belum mendengar berita tersebut)

They haven’t played tennis this week. (Mereka belum bermain tenis selama minggu ini)

We haven’t received your letter. (Kami belum menerima surat anda)

He hasn’t finished his assignment. (Dia belum menyelesaikan tugasnya)

She hasn’t moved to Japan yet. (Dia belum pindah ke Jepang)

The class hasn’t started yet. (Kelasnya belum mulai)

  • Interrogative Sentence

Untuk membuat kalimat tanya menggunakan Present Perfect Tense yang perlu dilakukan adalah meletakkan have/has di awal kalimat. Kita tetap memakai verb-3 di sini.

Have I told you about Mr. Smith? (Sudahkah saya memberi tahumu tentang Mr. Smith?)

Have you heard about the news? (Sudahkah kamu mendengar berita tersebut?)

Have they arrived home? (Sudahkah mereka tiba di rumah?)

Have we received his letter yet?. (Sudahkan kita menerima surat dari dia?)

Has he finished his assignment? (Sudahkah dia menyelesaikan tugasnya?)

Has she moved to Japan? (Sudahkah dia pindah ke Jepang?)

Has the class started yet? (Sudahkah kelasnya mulai?)

Have/has + ever

KIta bisa menambahkan kata ‘ever’ ke dalam Present Perfect Tense. kata ‘ever’ berarti ‘pernah’. Jadi ketika kita ingin menyatakan pernah dalam bahasa inggris kita perlu menambahkan kata ever. Berikut beberapa contohnya:

I have ever been to New York. (Saya sudah pernah pergi ke Ney York)

We have ever met before. (Kita sudah pernah bertemu sebelumnya)

They have ever studied in London. (Mereka pernah belajar di London)

She has ever met her idol. (Dia pernah bertemu dengan idolanya)

John has ever broken his arm. (John pernah mengalami patah tangan)

Have you ever played piano? (Pernahkah kamu bermain piano?)

Has he ever bought you something? (Pernahkah dia membelikanmu sesuatu?)

Itu dia pembahasan singkat kita tentang Present Perfect Tense, semoga bermanfaat buat teman-teman semuanya. Jangan lupa berlatih terus dan tambah kosa kata kalian. See you next time.

Present Continuous Tense

Halo sahabat Prime English semuanya, semoga kalian dalam keadaan sehat selalu. Kita belajar tentang tenses lagi nih teman-teman dan kali ini kita akan membahas Present Continuous Tense. Mudah-mudahan kalian masih pada ingat dengan tense ini ya. Kalau pun lupa it’s ok, kita akan bahas secara singkat dan padat di sini.

Fungsi

Present Continuous Tense digunakan untuk menggambarkan atau menceritakan suatu aktifitas atau kejadian yang sedang berlangsung pada saat ini atau detik ini, dan aktifitas atau kejadian tersebut belum berakhir. Nah, dalam bahasa Indonesia kita menggunakan kata ‘sedang’ untuk mengungkapkan hal seperti ini. Contohnya:

Saya sedang belajar.

Ayah saya sedang bekerja.

Budi sedang bermain bola.

Dia sedang menulis surat.

Present Continuous Tense memiliki fungsi yang sama dengan kalimat-kalimat di atas.

Bentuk

Untuk membuat kalimat dalam Present Continuous Tense kita memerlukan to be (is,are, am) kemudian diikuti dengan Present Participle. Apa itu Present Participle? Present Participle adalah verb yang berakhiran -ing (verb-ing). Seperti studying, playing, eating, watching, sleeping, dll.. Jadi untuk membuat kalimat kita harus menggabungkan keduanya. Contoh: I am studying English now (Saya sedang belajar bahasa Inggris sekarang).

Ada tiga bentuk kalimat yang bisa dibuat dengan tense ini yaitu positive sentence, negative sentence, dan interrogative sentence.

  • Positive Sentence ( + )

Dalam Present Continuous Tense ketika kita membuat kalimat positif (kalimat berita) kita harus menggunakan to be (is, are, am) kemudian diikuti verb-ing. Ingat penggunaan to be harus disesuaikan dengan subject dari kalimat; (I + am), (you/they/we + are), (he/she/it + is).

I am watching TV at home now.

You are making a mistake.

They are doing exercise.

We are waiting for our teacher.

He is washing his car.

She is listening to music.

It is raining now.

Semua kalimat di atas menggambarkan suatu aktifitas atau kejadian yang sedang berlangsung saat ini dan belum selesai. Dengan kata lain kegiatan atau kejadian tersebut sedang berlangsung pada saat kita membicarakannya.

  • Negative Sentence ( – )

Untuk menyatakan ‘tidak’ dalam Present Continuous Tense kita harus menambahkan kata not di belakang to be.

I am not wearing my jacket.

You are not listening to me.

They are not studying math now.

We are not waiting for our teacher.

She is not feeling well.

He is not watching TV at home now.

It is not raining now.

  • Interrogative Sentence ( ? )

Untuk membuat kalimat tanya kita hanya perlu meletakkan to be di awal kalimat diikuti subject dan verb-ing.

Am I bothering you?

Are you doing exercise now?

Are they playing badminton now?

Are we doing it right?

Is she listening to the radio?

Is he sleeping?

Is it raining in your city now?

Hal yang perlu diingat di sini adalah kita tidak bisa menggunakan Present Continuous Tense untuk membicarakan kegiatan sehari-hari atau rutinitas karena tense ini hanya menggambarkan apa yang sedang terjadi detik ini, bukan yang biasanya terjadi. Untuk membicarakan kegiatan sehari-hari atau rutinitas kita harus menggunakan Present Simple Tense.

Demikian penjelasan singkat tentang Present Continuous Tense, semoga bermanfaat bagi kalian dalam mempelajari tenses dalam bahasa Inggris. Selalu tambah vocabulary kalian dan terus berlatih. Have a nice day!

Cara membuat kalimat dalam Present Simple Tense

Halo teman-teman semua, kalian pasti sudah pernah belajar tenses dalam bahasa Inggris di sekolah kan? Mungkin kalian masih pada bingung kenapa ada begitu banyak tenses dalam bahasa Inggris (ada 16 tenses). Apa sih tenses itu? Sederhananya tenses adalah bentuk-bentuk waktu untuk menyampaikan kapan sesuatu (kegiatan atau kejadian) berlangsung yang terdiri dari tiga kelompok utama yaitu Present (masa sekarang), Past (masa lampau), dan Future (masa depan).

Kali ini kita akan bahas salah satu tense yang paling sering kita pakai dalam bahasa Inggris yaitu Present Simple Tense. Kapan kita memakai Present Simple Tense? Kita memakai tense ini untuk:

  1. membicarakan kegiatan atau kejadian yang terjadi berulang-ulang misalnya kegiatan sehari-hari, kebiasaan kita, atau sesuatu yang rutin terjadi.
  2. membicarakan kebenaran umum atau sesuatu yang cenderung tidak berubah misalnya; bumi itu bulat, matahari terbit di timur, api itu panas, dll..

Ada dua macam kalimat dalam Present Simple Tense yaitu verbal sentence dan nominal sentence. Verbal sentence adalah kalimat yang mengandung kata kerja (verb) yang biasanya menunjukan kegiatan atau aktifitas seperti study, play, sleep, cook, dll.. Sedangkan nominal sentence adalah kalimat yang tidak memiliki kata kerja di dalamnya dan harus menggunakan kata kerja bantu (is, are, am).

  • VERBAL SENTENCE

Untuk membuat verbal sentence yang kita perlukan adalah kata kerja (verb). Kata kerja yang digunakan adalah kata kerja dasar (verb 1). Ada tiga bentuk kalimat yang bisa kita buat yaitu positive, negative, dan interrogative.

Positive sentence ( + )

I study English three times a week.

You clean your bedroom every morning.

They play football on the weekends.

We go to school by bicycles.

*Untuk subject he, she, dan it kata kerja diakhiri dengan s/es

He reads news paper every day.

She watches TV every night.

It rains in December.

Negative sentence ( – )

Kalimat negatif adalah kalimat untuk menyatakan ‘tidak’. Kita harus menambahkan kata don’t untuk subject I, You, We, They dan kata doesn’t untuk subject She, He, It.

I don’t like horror movie.

You don’t need that book.

They don’t come to the meeting.

We don’t have enough money.

He doesn’t study English on Sundays.

She doesn’t cook vegetables every day.

It doesn’t matter to me.

Interrogative sentence ( ? )

Untuk membuat kalimat tanya (interrogative) kita harus menambahkan kata Do atau Does di awal kalimat. Do/Does bisa diartikan sebagai ‘apakah’ dalam bahasa Indonesia. Kita menggunakan Do untuk subject I, You, We, They. Sedangkan Does untuk subject She, He, It.

Do you have a bicycle?

Do they watch movie in that cinema every weekend?

Do we need more practice?

Does he listen to rock music every day?

Does she play tennis regularly?

Does it matter to you?

  • NOMINAL SENTENCE

Nominal sentence memerlukan to be (is, are, am) di dalamnya. Nominal sentence tidak memiliki kata kerja dan biasanya berisi kata sifat (adjective), kata benda (noun) atau pun kata keterangan (adverb). To be sendiri pada dasarnya tidak memiliki arti yang spesifik tapi harus ada di dalam kalimat yang tidak memiliki kata kerja. Tiap subject memiliki to be tersendiri: (I + am), (You/They/We + are), (He/She/It + is).

Positive sentence ( + )

I am a teacher. (noun)

You are smart. (adjective)

They are at school now. (adverb)

We are tired. (adjective)

He is in his office now. (adverb)

She is late. (adjective)

It is funny. (adjective)

Negative sentence ( – )

Untuk membuat kalimat negatif menggunakan to be kita hanya perlu menambahkan kata ‘not’ setelah to be.

I am not a teacher. (noun)

You are not okay. (adjective)

They are not at school now. (adverb)

We are not tired. (adjective)

He is not in his office now. (adverb)

She is not late. (adjective)

It is not funny. (adjective)

Interrogative sentence ( ? )

Jika kita ingin mebuat kalimat tanya (interrogative) dalam nominal sentence, maka yang kita lakukan hanyalah memindahkan to be (is, are, am) ke awal atau depan kalimat.

Am I late? (adjective)

Are you Mr. Smith? (noun)

Are they at home now? (adverb)

Are we in trouble? (adverb)

Is he a doctor? (noun)

Is she beautiful? (adjective)

Is it funny? (adjective)

Hindari kesalahan yang sering terjadi ketika membuat kalimat dalam Present Simple Tense, di mana orang sering menggabungkan to be dan verb ke dalam kalimat. Misalnya:

  1. I am watch TV every day. (salah)
  1. I watch TV every day. (benar)

Kita tidak perlu menggunakan to be seperti kalimat nomor 1 di atas karena kalimat tersebut mengandung kata kerja yaitu ‘watch’ (menonton), jadi yang kita lakukan adalah gunakan kata kerja watch secara langsung dalam kalimat tanpa ditambahkan to be sama sekali seperti kalimat nomor 2.

Itu dia teman-teman pembahasan singkat tentang fungsi dan bentuk-bentuk kalimat dalam Present Simple Tense. Pastikan kalian berlatih sesering mungkin dan perbanyak kosa kata kalian agar lebih lancar dalam membuat kalimat dalam bahasa Inggris. Practice makes perfect!

‘to be” & verb dalam Present Simple Tense

Teman-teman mungkin sering bingung ketika membuat kalimat dalam bahasa Inggris, perlu gak sih kita menambahkan to be di kalaimat yang mau kita buat?

Apa itu to be?

To be adalah kata kerja bantu yang terdiri dari: is, are, am. Udah pernah lihat pastinya kan? Pada dasarnya mereka tidak memiliki arti yang spesifik atau sering tidak diterjemahkan ke dalam bahasa Indonesia. Nah, lantas kapan kita perlu menambahkan to be dan kapan tidak? Mari kita lihat contoh kalimat berikut.

  1. I am study English every Monday and Wednesday.
  1. I study English every Monday and Wednesday.

Kalimat nomor 1 menggunakan to be; am sedangkan kalimat yang nomor 2 tidak menggunakan to be. Kalian tahu mana dari kedua kalimat di atas yang benar? Jawabannya adalah kalimat yang nomor 2.

  1. I am study English every Monday and Wednesday. (salah)
  1. I study English every Monday and Wednesday. (benar)

Kenapa kalimat yang nomor 1 salah? Karena pada dasarnya ketika kita membuat kalimat yang sudah memiliki kata kerja misalnya study maka kita tidak boleh menambahkan kata kerja bantu atau to be (is, are, am) ke dalam kalimat tersebut. Mari kita lihat aturan dasar pembuatan kalimat dalam Present Simple Tense.

  • Tanpa to be: jika kalimat yang kita buat adalah verbal sentence yaitu kalimat yang menggunakan kata kerja (verb) yang biasanya menunjukan suatu aktifitas atau kegiatan. Contohnya:

I watch TV every evening.

John always plays football with his friends on the weekends.

They go to the mall by car.

We study hard for the exam.

  • Dengan to be (is, are, am): jika kalimat yang kita buat adalah nominal sentence yaitu kalimat yang tidak mempunyai kata kerja (verb). Dengan kata lain kita menggunakan to be untuk kata benda (noun), kata sifat (adjective), dan kata keterangan (adverb). Contohnya:

I am a student. (noun)

This is my car. (noun)

You are very diligent. (adjective)

She is beautiful. (adjective)

My brother is at home now. (adverb)

Robert is in his office now. (adverb)

Nah, jadi seperti itu teman-teman cara penggunaan to be untuk membuat kalimat dalam Present Simple Tense. Intinya, apabila dalam kalimat sudah ada kata kerja (verb) maka kita tidak perlu menambahkan to be.

Semoga bermanfaat untuk meningkatkan grammar skill kalian khususnya untuk Present Simple Tense. Keep on learning and never give up!

Design a site like this with WordPress.com
Get started